Fayanna Ailisha Davianny, Penulis 13 Tahun Yang Menghasilkan 42 Buku

Fayanna Ailisha Davianny, Penulis 13 Tahun Yang Menghasilkan 42 Buku

Penulis muda yang satu ini sudah mencintai dunia Literasi sejak kecil. Dirinya kemudian lahir sebagai seorang penulis yang berbakat, dan juga menjadi inspirasi bagi para penulis cilik yang ada di seluruh Indonesia. Pada usia 13 tahun, dirinya sudah berhasil menciptakan 42 karya yang kemudian telah dirilisnya ke publik.

Berawal dari kecintaan nya pada dunia menulis sejak usia nya menginjak tujuh tahun, Fayanna mulai mencoba peruntungan dengan mendasarkan diri dalam lomba cerpen tingkat nasional yang diselenggarakan oleh salah satu penerbit buku. Saat mengikuti ajang tersebut, dirinya baru menginjak usia delapan tahun. Dirinya mengakui bahwa sejak kecil ia sudah terbiasa untuk membaca buku dan orang tuanya pun mendukung apa yang dilakukannya. Hal itu bahkan sudah mulai dilakukan sejak usianya baru satu tahun.

Dirinya mulai menulis dengan cara manual, bukan melalui bantuan komputer. Dirinya menulis beberapa karyanya ibuku. Tulisan tersebut mendapatkan dukungan dari sang ibu. Apalagi setelah dirinya berhasil menjadi salah satu peserta termuda dalam lomba menulis, kemudian dirinya menekuni dunia Literasi lebih dalam. Ia juga berhasil menjadi juara dua dan mampu menerbitkan buku pertama di bulan Oktober 2013 lalu, yang bertajuk tersandung hobiku. Buku tersebut membuat ia semakin termotivasi untuk menghasilkan lebih banyak karya dan mempelajari lebih mendalam bagaimana cara menulis yang baik. Ia juga mendapatkan bimbingan dari tentang cara menulis yang baik dan bagaimana menghasilkan tulisan melalui laptop.

Artikel Terkait : Sastrawan Yang Karyanya Sangat Fenomenal

Walaupun kesibukannya dalam dunia menulis sudah semakin padat, namun dirinya juga tidak mengesampingkan pendidikan. Ia dituntut untuk mampu membagi waktu dengan bijaksana. Biasanya, ketika musim libur sekolah, dirinya lebih banyak mengabiskan waktu untuk menulis karya karya Literasi miliknya. Jika semisalnya dirinya mendapatkan pesanan naskah, maka biasanya ia akan menulis ketika pekerjaan rumah yang telah selesai dikerjakan, tepatnya pada waktu malam.

Dirinya sendiri memiliki target untuk menulis kurang lebih satu dalam satu hari. Satu bab tersebut biasanya berisi kurang lebih lima halaman. Dalam satu minggu, dirinya bisa menyelesaikan novel ketika musim liburan. Namun demikian, tidak berarti menjadikannya dikesampingkan. Biasanya novel yang ditulisnya bertemakan persahabatan dan juga keluarga. Tetapi dirinya juga memiliki keinginan untuk menulis tema horor dalam bukunya.

Bukan hanya memiliki hobi menulis, dirinya juga telah mendapatkan prestasi yang mumpuni. Pada tahun 2015 lalu, dirinya secara langsung ditunjuk oleh salah satu media cetak nasional dengan peran menjadi reporter cilik yang bertugas melakukan wawancara dengan presiden Joko Widodo serta menteri menteri dalam kabinet kerja. Pada tahun 2016, tepatnya bulan November, ia berhasil meraih penghargaan dari aku yang memberikan hadiah wisata gratis ke kawasan Korea Selatan. Kemudian pada tahun 2017 lalu, tepatnya di bulan Juli, dirinya berhasil meraih penghargaan Anugerah tunas muda pemimpin Indonesia yang diberikan oleh kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak republik Indonesia. Dirinya juga mendapatkan berbagai penghargaan penghargaan lain. Ia juga aktif mengisi beberapa media dan juga undangan undangan saja komunitas komunitas menulis dan membaca Yang ada di seluruh Indonesia.