Karya – Karya Penulis Muda Indonesia Yang Wajib Anda Baca

Karya – Karya Penulis Muda Indonesia Yang Wajib Anda Baca

Jika ada adalah deretan orang yang gemar membaca, baik itu membaca Prosa, esai, cerpen, puisi, ataupun membaca novel, pasti Anda juga suka mencari karya karya dari penulis hebat. Indonesia sendiri memiliki banyak sekali penulis hebat yang menelurkan karya karya yang patut untuk diacungi jempol. Bahkan banyak sekali penulis Indonesia yang sudah mendunia, seperti Seno Gumira, Pramoedya Ananta Toer, Andrea Hirata, dan juga Dewi Lestari.

Tetapi untuk kaum kaum Millennial, pasti membutuhkan bacaan yang fresh Dan baru. Para pembaca pasti menginginkan membaca tulisan yang berbeda dibandingkan sebelumnya. Bukan hanya penulis penulis senior saja yang merajai dunia penulisan di Indonesia, melainkan banyak pula penulis muda yang memiliki bakat dan telah menghasilkan berbagai karya yang patut untuk dibaca. Berikut adalah beberapa deretan penulis penulis muda berbakat Indonesia yang karyanya wajib untuk Anda baca.

Sabda Armandio Alif

Penulis muda yang akrab disapa Dio ini lahir di Tangerang, 18 Mei 1991 ini merupakan penerjemah cerita pendek dan juga penulis. Dirinya sudah mengeluarkan dua novel, yaitu “ Kamu “ pada tahun 2015 dan juga novel 24 jam bersama Gaspar di tahun 2017. Novel keduanya bahkan telah berhasil masuk menjadi pemenang unggulan sayembara menulis novel dewan kesenian Jakarta 2016 silam. Novel ini berhasil menang bahkan sebelum diterbitkan ke publik. Jika Anda penasaran ingin membaca karyanya, disarankan ada membaca novel yang kedua karena novel tersebut telah memiliki reputasi yang lebih baik dibandingkan pendahulunya.

Norman Erikson Pasaribu

Satu tahun lebih tua daripada Dio, dirinya merupakan salah satu penulis muda yang wajib untuk diperhitungkan di Indonesia. Norman terkenal gemar menulis puisi. Dirinya sudah berhasil menerbitkan buku pertama dengan judul “ hanya kamu yang tahu berapa lama lagi aku harus menunggu “, dan berhasil masuk lima besar nominasi penghargaan usalah khatulistiwa 2014 dalam kategori Prosa. Penghargaan tersebut adalah penghargaan bergengsi untuk sastrawan sastrawan yang berada di Indonesia. Jika Anda menyukai membaca puisi, maka buku yang satu ini sangat wajib untuk Anda miliki dan ada baca.

Rio Johan

Banyak yang sanksi bahwa anak muda Indonesia tidak mampu menghasilkan cerpen dengan gaya klasik dan juga aliran fiksi ilmiah di masa yang sudah serba modern ini. Namun pemuda yang lahir di tahun 1990 ini mampu melakukannya. Rio Johan mengeluarkan buku pertama yang didalamnya merupakan kumpulan cerpen cerpen dengan tajuk Aksara Amananunna. Bukunya berhasil keluar sebagai pemenang dalam kategori buku sastra terbaik pilihan tempo 2014, dan juga berhasil menjadi 10 besar cerpen terbaik di usalah sastra khatulistiwa tahun 2014 silam. Novel keduanya terbit di tahun 2017 dengan tajuk ibu susu. Johan sendiri merupakan seorang penulis yang suka membaca sejarah Inggris kuno, Mesir kuno, dan juga Mesopotamia.